Loket Tiket di Terminal Jati Pariaman Keluhkan Sewa Rp800 Ribu per Tahun

 

mengeluhkan biaya sewa tempat loket yang disebut mencapai Rp800 ribu per tahun.

PARIAMAN Editor — Sejumlah penjual tiket di Terminal Jati, Kota Pariaman, mengeluhkan biaya sewa tempat loket yang disebut mencapai Rp800 ribu per tahun.

Keluhan tersebut disampaikan penjual loket pada Minggu, 16 Agustus 2026. Menurut mereka, kondisi penjualan tiket di terminal saat ini cukup terdampak oleh semakin banyaknya masyarakat yang melakukan pembelian tiket secara online.

“Banyak pembelian tiket online. Kami juga mengeluhkan biaya sewa tempat loket sebesar Rp800 ribu per tahun,” ujar salah seorang penjual tiket.

Pantauan di lokasi menunjukkan masih terdapat sejumlah ruang loket yang belum ditempati. Di sisi kanan terdapat sekitar 3 ruang kosong, sedangkan di sisi kiri sekitar 5 ruang kosong.

Dengan demikian, sedikitnya terdapat 8 ruang loket yang masih kosong di Terminal Jati Kota Pariaman.

Kondisi tersebut menjadi perhatian para penjual tiket karena biaya sewa tempat tetap menjadi beban operasional, sementara calon penumpang kini memiliki pilihan membeli tiket melalui platform online.

Para pengurus tiket  berharap pengelola terminal dapat mempertimbangkan kondisi tersebut, termasuk mengevaluasi kebijakan sewa loket agar aktivitas penjualan tiket di Terminal Jati tetap berjalan dan ruang usaha yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal.


**Afridon 

Posting Komentar

0 Komentar