Pagar dan Drainase TPU Tunggul Hitam Dibangun, Anggaran Rp5,8 Miliar

 

Kawasan Kawasan Kawasan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tunggul Hitam, Kota Padang 
Rabu 12 Agustus 2026

PADANG .Editor — Kawasan Kawasan Kawasan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tunggul Hitam, Kota Padang Kawasan Tempat PemakamaKawasan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tunggul Hitam, Kota PadangKawasan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tunggul Hitam, Kota PadangTempat Pemakaman Umum (TPU) Tunggul Hitam, Kota Padang, mulai dibenahi. Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengalokasikan anggaran sekitar Rp5,82 miliar untuk pembangunan pagar keliling dan peningkatan drainase.

Pekerjaan tersebut dilaksanakan melalui UPTD TPU Kota Padang dan dimulai sejak 13 Juli 2026, dengan masa pelaksanaan 150 hari kalender. Proyek ditargetkan rampung pada November 2026.

Rinciannya, pembangunan pagar keliling menelan anggaran Rp3.307.903.676. Sementara peningkatan drainase tersier dialokasikan sebesar Rp2.512.219.859.

Kepala UPTD TPU Kota Padang, Linda Afriani, mengatakan pembenahan dilakukan karena kawasan TPU Tunggul Hitam selama ini kerap terdampak genangan, terutama ketika terjadi hujan deras dan luapan aliran sungai.

“Waktu ada bencana, TPU ini tergenang oleh air, luapan air sungai. Sekalian perbaikan drainase di pinggir sungai dan juga pembuatan pagar,” ujar Linda, Rabu (12/8/2026).

Menurutnya, salah satu persoalan utama berasal dari luapan Sungai Batang Kuranji yang berada tidak jauh dari kawasan TPU. Karena itu, pembenahan drainase menjadi bagian penting dalam pekerjaan tersebut.

Selain mengatasi genangan, pembangunan pagar juga dinilai mendesak. Pagar lama disebut sudah puluhan tahun tidak mendapatkan perbaikan secara menyeluruh. Bahkan, sebagian pagar telah mengalami kerusakan dan roboh.

“Sudah sangat lama tidak tersentuh perbaikan, dari tahun 70-an hingga sekarang. Baru sekarang dilakukan pekerjaan dan banyak juga pagar yang runtuh,” ungkap Linda.

Dengan anggaran miliaran rupiah tersebut, Pemko Padang diharapkan tidak hanya memperbaiki tampilan kawasan TPU, tetapi juga menyelesaikan persoalan genangan yang selama ini menjadi masalah.

Linda berharap sistem drainase yang baru mampu mengurangi risiko banjir saat curah hujan tinggi. Di sisi lain, pagar baru diharapkan membuat kawasan pemakaman lebih tertata, aman dan enak dipandang.

“Mudah-mudahan setelah pengerjaan ini TPU akan lebih bagus lagi dilihat,” pungkasnya.

Pekerjaan yang menggunakan sumber dana Dana Alokasi Umum (DAU) Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2026 itu kini tengah berjalan. Masyarakat tentu berharap pembangunan senilai Rp5,8 miliar tersebut dikerjakan sesuai spesifikasi, tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi kawasan TPU Tunggul Hitam.


** Afridon 

Posting Komentar

0 Komentar