Yota Balad: HUT Ke-24, Kota Pariaman Terus Melaju dengan Pendidikan, Kesehatan, dan Budaya

 

Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Pariaman, Yota Balad, dalam Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-24 Kota Pariaman 


PARIAMAN.Editor – Semangat membangun terus dikobarkan Pemerintah Kota Pariaman di usia ke-24 tahun. Momentum Hari Jadi Kota Pariaman dimanfaatkan untuk menegaskan komitmen mempercepat pembangunan di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga pelestarian budaya yang menjadi identitas daerah.

Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Pariaman, Yota Balad, dalam Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-24 Kota Pariaman 

yang digelar di ruang sidang utama DPRD Kota Pariaman, Sumatera Barat, Kamis (2/7/2026).

Dalam sambutannya, Yota Balad mengajak seluruh masyarakat mensyukuri perjalanan Kota Pariaman selama 24 tahun sebagai daerah otonom. Menurutnya, berbagai capaian yang diraih merupakan hasil kerja sama pemerintah, DPRD, dan seluruh elemen masyarakat.

"Alhamdulillah, di usia ke-24 tahun ini Kota Pariaman terus berbenah dan berkembang. Kini Pariaman semakin dikenal, tidak hanya karena pembangunan yang terus berjalan, tetapi juga melalui budaya Tabuik yang menjadi ikon kebanggaan daerah sekaligus daya tarik wisata," ujar Yota Balad.

Di bidang tata kelola pemerintahan, Yota Balad menegaskan Pemerintah Kota Pariaman bersama Wakil Wali Kota Mulyadi kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Prestasi tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah dalam mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan profesional.

Pada sektor kesejahteraan masyarakat, berbagai program unggulan terus direalisasikan. Pemerintah menghadirkan jaminan kesehatan, perlindungan tenaga kerja, bantuan pendidikan bagi 222 siswa dari keluarga kurang mampu, serta menjalin kerja sama dengan 18 perguruan tinggi untuk memperluas akses pendidikan bagi generasi muda.

Tak hanya itu, program pendidikan gratis bagi siswa SD, SMP, dan SMA telah dinikmati sekitar 1.380 peserta didik. Pemerintah juga memberikan bantuan sepatu dan seragam sekolah sebagai upaya meringankan beban ekonomi orang tua.

Di sektor pembangunan, Yota Balad mengungkapkan rasa syukur atas selesainya pembangunan GOR Rawang melalui dukungan dana Corporate Social Responsibility (CSR) BUMN. Sementara itu, pembangunan Kampung Nelayan terus dilanjutkan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir dan memperkuat perekonomian daerah.

Menutup sambutannya, Yota Balad mengapresiasi dukungan seluruh masyarakat terhadap pembangunan Kota Pariaman. Ia menegaskan pemerintah akan terus membuka ruang bagi kritik dan masukan yang konstruktif demi mewujudkan Pariaman sebagai kota yang maju, sejahtera, berdaya saing, serta tetap menjaga kelestarian budaya Tabuik sebagai warisan yang membanggakan.

Usai rapat paripurna, rangkaian peringatan Hari Jadi ke-24 Kota Pariaman dilanjutkan dengan jamuan makan bersama di Balai Kota Pariaman yang diikuti para tamu undangan sebagai wujud kebersamaan dan rasa syukur atas perjalanan pembangunan kota.


** Afridon


Posting Komentar

0 Komentar