Sapi Kurban 960 Kilogram dari Presiden Prabowo Bukti Kualitas Peternak Lokal Padang Pariaman

 

Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo 

PADANG PARIAMAN Editor – Suasana Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Nagari Kuranji Hulu, Kecamatan Sungai Geringging, Kabupaten Padang Pariaman, berlangsung penuh antusias. Seekor sapi kurban bantuan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dengan bobot mencapai 960 kilogram disembelih di Masjid Ilham dan menjadi pusat perhatian masyarakat.

Sejak pagi, warga memadati area masjid untuk menyaksikan secara langsung proses penyembelihan sapi kurban berjenis persilangan Limosin dan Bali tersebut. Hewan kurban senilai sekitar Rp85 juta itu merupakan hasil peternakan lokal Padang Pariaman yang dibeli dari peternak asal Korong Bungo, Nagari Gadur, Kecamatan Enam Lingkung.

Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat melalui bantuan hewan kurban tersebut.

"Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Padang Pariaman, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto yang telah menyalurkan bantuan sapi kurban kepada masyarakat kami," ujar John Kenedy Azis.

Menurutnya, tingginya antusiasme warga yang hadir menjadi bukti bahwa bantuan Presiden disambut dengan penuh rasa syukur dan kebahagiaan oleh masyarakat.

Sapi kurban berusia sekitar tiga setengah tahun itu dinilai telah memenuhi seluruh syarat sebagai hewan kurban. Selain itu, keberadaannya juga menjadi bukti bahwa peternak lokal Padang Pariaman mampu menghasilkan ternak berkualitas tinggi yang layak bersaing di tingkat nasional.

John Kenedy Azis berharap bantuan tersebut menjadi motivasi bagi para peternak untuk terus mengembangkan usaha peternakan sapi sebagai salah satu sektor ekonomi yang menjanjikan di daerah.

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Padang Pariaman, Raflis Efendi, memastikan sapi kurban Presiden telah menjalani pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh sebelum dan sesudah penyembelihan.

Pemeriksaan ante-mortem dilakukan untuk memastikan kondisi fisik sapi dalam keadaan sehat, sedangkan pemeriksaan post-mortem dilakukan terhadap daging dan organ dalam guna menjamin keamanan konsumsi masyarakat.

"Pengawasan dilakukan secara ketat agar daging kurban yang dibagikan benar-benar sehat, aman, dan layak dikonsumsi masyarakat," tegas Raflis.

Pengawasan tersebut melibatkan dokter hewan, paramedis veteriner, dan petugas lapangan sehingga seluruh proses penyembelihan hingga distribusi daging berjalan sesuai standar kesehatan hewan dan keamanan pangan.

Bantuan sapi kurban Presiden Prabowo tidak hanya membawa kebahagiaan bagi masyarakat penerima, tetapi juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi peternak lokal yang mampu menghasilkan ternak berkualitas unggul. Momentum Iduladha tahun ini pun menjadi simbol kepedulian, kebersamaan, serta dukungan nyata terhadap pengembangan peternakan rakyat di Padang Pariaman.


**Afridon


Posting Komentar

0 Komentar