![]() |
| Ikan tete 1 kg 35 ribu dan 1 ikan sarai . 1kg 35 ribu Minggu 15 Februari 2026 pukul 07.05 Wib |
Pariaman Editor— Ikan tete kembali jadi primadona di Pasar Karan Aur, Kota Pariaman, Sumatera Barat, Minggu (15/2/2026) pagi. Meski permintaan tinggi, harga komoditas laut ini terpantau tetap stabil di angka Rp 35 ribu per kilogram.
![]() |
| Penjual Ikan Tete dan .ikan Sarai minggu 15 Februari 2026 pukul 07.05 Wib |
Jurnalis Afridon yang baru pulang dari gelaran Hari Pers Nasional di Banten ikut berbelanja pagi dan membeli ikan tete serta ikan sari dengan harga yang sama. “Satu kilo Rp 35 ribu,” ujarnya sambil tersenyum.
Pedagang mengungkapkan, ikan tete—yang juga dikenal sebagai ikan sebelah—menjadi salah satu jenis ikan paling diburu di awal 2026. Cita rasa gurih, tekstur lembut, serta cocok untuk berbagai olahan sambal membuatnya cepat habis di pasaran.
“Kalau cuaca bagus, pasokan lancar dari nelayan. Ikan tete ini cepat habis karena memang banyak disukai pembeli,” kata seorang pedagang di Pasar Pariaman.
Ikan bertekstur pipih ini hidup di perairan dangkal berpasir dan banyak ditemukan di sepanjang pesisir barat Sumatera. Kelezatannya makin terasa saat digoreng lalu disajikan dengan sambal lado hijau atau balado.
Nelayan berharap kondisi cuaca tetap bersahabat agar pasokan stabil dan harga tetap terjangkau. Sementara itu, pecinta kuliner menjadikan ikan tete sebagai pilihan utama untuk menu harian maupun sajian restoran.
**



0 Komentar