" PT Hutama Karya Infrastruktur Dominasi Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera dengan Proyek Signifikan di Padang-Sicincin"

Ilustrasi pihak kontraktor Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) di lokasi proyek. Pihak pengembang proyek Jalan Tol Padang-Sicincin di Sumatera Barat diketahui yang paling banyak menggarapa proyek rangkaian JTTS. (Dok: kementerian PUPR)



Padang Pariaman. -Editor, Sumatera Barat - Sebuah tonggak sejarah tercipta dalam pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), dimana PT Hutama Karya Infrastruktur tercatat sebagai kontraktor dengan kontribusi terbesar dalam mega proyek ini. Dari total hampir 2900 km panjang jalan tol yang akan menghubungkan Provinsi Lampung hingga Nanggroe Aceh Darussalam, perusahaan ini bertanggung jawab atas pembangunan hampir 500 km.selasa 16 april 2024 pukul 10.39 Wib


Proyek Jalan Tol Padang-Sicincin yang juga dikembangkan oleh PT Hutama Karya Infrastruktur menjadi bagian penting dari keterlibatan perusahaan dalam jaringan JTTS. Sejak dicanangkan pertama kali pada tahun 2014 oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan kemudian dipercepat pembangunannya melalui revisi Perpres oleh Presiden Joko Widodo pada tahun 2015, PT Hutama Karya telah menjadi pilar penting dalam realisasi infrastruktur strategis nasional ini.


Saat ini, pembangunan JTTS masih berlangsung dengan fokus pada tahap pertama yang mencakup 965 km, yang diharapkan selesai pada semester pertama tahun 2024. Selain itu, proyek tahap kedua juga telah mulai berjalan, termasuk pembangunan ruas Betung-Tempino-Jambi dan Jalan Tol Lingkar Pekanbaru, yang diharapkan akan lebih memperkuat konektivitas di pulau Sumatera.


Keterlibatan PT Hutama Karya dalam proyek-proyek besar ini tidak hanya menunjukkan kapasitas dan keahlian perusahaan dalam menangani proyek infrastruktur besar, tetapi juga komitmen mereka dalam mendukung program pemerintah dalam meningkatkan konektivitas dan mempercepat pertumbuhan ekonomi regional.


Dengan keberhasilan yang sudah dan akan dicapai, PT Hutama Karya Infrastruktur terus menunjukkan peranannya sebagai pemain kunci dalam pengembangan infrastruktur di Indonesia, khususnya di jalur ekonomi vital seperti Sumatera.




**Afridon


Posting Komentar

0 Komentar