![]() |
| 700 atlet dilepas untuk bertarung pada 48 cabang olahraga dengan satu target utama: merebut gelar Juara Umum |
PADANG PARIAMAN Editor— Kabupaten Padang Pariaman memasang target tinggi pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026. Sebanyak 700 atlet dilepas untuk bertarung pada 48 cabang olahraga dengan satu target utama: merebut gelar Juara Umum.
Pelepasan kontingen dilakukan Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis (JKA) di GOR Padang Pariaman, Parik Malintang, Selasa (29/9/2026). Hadir Wakil Bupati Rahmat Hidayat, Ketua KONI Padang Pariaman Asmadi, Kadispora, para camat, pelatih serta ratusan atlet.
Porprov XVI Sumbar berlangsung 2–14 Oktober 2026 dengan sejumlah daerah menjadi tuan rumah bersama. Pembukaan dijadwalkan berlangsung di Kota Solok pada 2 Oktober, sedangkan penutupan akan digelar di Kabupaten Padang Pariaman pada 14 Oktober.
Bagi Padang Pariaman, target juara umum bukan sekadar slogan. Pada Porprov XV Sumbar 2018, kontingen Padang Pariaman mampu finis sebagai runner-up atau juara II umum. Hasil tersebut menjadi modal sekaligus tantangan untuk meningkatkan prestasi pada Porprov kali ini.
JKA: Jangan Minder, Kita Datang untuk Menang
Bupati JKA meminta seluruh atlet tampil dengan mental juara. Ia menegaskan, setiap atlet harus memberikan kemampuan terbaik dan tidak gentar menghadapi lawan.
“Semoga kontingen Kabupaten Padang Pariaman pada Porprov 2026 dapat bertanding secara baik dan mendulang emas sebanyak-banyaknya. Target kami di Pemkab dan masyarakat Padang Pariaman adalah meraih juara umum atau juara I,” tegas JKA.
Ia meminta atlet menjaga fokus, kekompakan dan sportivitas selama pertandingan.
“Saya minta seluruh atlet tetap fokus pada pertandingan dan siapkan mental untuk jadi juara. Jangan minder, jangan takut. Kita datang untuk menang,” ujarnya.
Menurut JKA, 700 atlet yang diberangkatkan merupakan putra-putri terbaik daerah yang membawa nama besar Padang Pariaman. Karena itu, perjuangan mereka tidak hanya membawa kepentingan pribadi, tetapi juga membawa nama daerah.
Anggaran Harus Transparan
Selain target prestasi, JKA menyoroti pengelolaan anggaran kontingen. Ia meminta seluruh dana yang disiapkan pemerintah digunakan secara efisien, akuntabel dan transparan.
JKA menegaskan tidak boleh ada penyimpangan dalam penggunaan anggaran Porprov.
“KONI bersama dengan pengurus cabor juga sudah mendapatkan bimbingan teknis agar pengelolaan keuangan sesuai aturan. Saya ingin semua transparan, untuk atlet,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua KONI Padang Pariaman Asmadi mengatakan 700 atlet yang diberangkatkan telah melewati proses seleksi dan menjalani pemusatan latihan selama beberapa bulan.
Padang Pariaman akan turun pada 48 dari total 53 cabang olahraga yang dipertandingkan.
“Kekuatan kita merata, baik di cabor beladiri, atletik, maupun cabor permainan. Mohon doa dari seluruh masyarakat Padang Pariaman agar atlet kita diberikan kesehatan dan mampu meraih prestasi terbaik,” kata Asmadi.
Dengan kekuatan 700 atlet dan persiapan yang telah dilakukan, kontingen Saiyo Sakato kini menghadapi tantangan sesungguhnya. Target sudah dipatok, mental sudah dibangun, dan perjuangan merebut medali emas dimulai.
Masyarakat Padang Pariaman pun menunggu pembuktian: apakah target Juara Umum Porprov XVI Sumbar 2026 mampu dibawa pulang ke Ranah Saiyo Sakato.
**.Afridon


0 Komentar