![]() |
| Sebanyak delapan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Yaqin Sadaniyyah Pasir Putih Singguling, Kecamatan Lubuk Alung, resmi menyandang gelar Tuanku dan Ustadzah dalam prosesi pengukuhan |
Padang Pariaman Editor – Sebanyak delapan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Yaqin Sadaniyyah Pasir Putih Singguling, Kecamatan Lubuk Alung, resmi menyandang gelar Tuanku dan Ustadzah dalam prosesi pengukuhan yang berlangsung khidmat. Pada kesempatan yang sama, pondok pesantren juga menyerahkan ijazah kepada 42 santri lulusan tingkat Aliyah dan Tsanawiyah. Sabtu 27.Juni 2026
Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati Padang Pariaman Rahmat Hidayat, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Sumatera Barat Irwan yang mewakili Gubernur Sumatera Barat, Staf Ahli Bupati, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, pimpinan Ponpes Nurul Yaqin Sadaniyyah, serta para tamu undangan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Rahmat Hidayat menegaskan bahwa penyematan gelar Tuanku dan Ustadzah bukan sekadar bentuk penghormatan, melainkan amanah besar untuk membimbing umat dan menjadi teladan di tengah masyarakat.
"Pengukuhan ini harus menjadi awal pengabdian sebagai ulama dan pendidik agama yang istiqamah dalam menyiarkan ajaran Islam serta menyebarkan nilai-nilai kebaikan kepada masyarakat," tegas Rahmat.
Ia menilai, kehadiran ulama dan pendidik agama memiliki peran strategis di tengah berbagai persoalan sosial, mulai dari penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, hingga berbagai bentuk penyimpangan moral yang mengancam generasi muda.
Karena itu, Rahmat berharap para Tuanku, Ustadzah, dan seluruh lulusan Ponpes Nurul Yaqin Sadaniyyah mampu menjadi pelopor perubahan dengan menghadirkan dakwah yang menyejukkan, membangun akhlak, serta memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah kehidupan masyarakat.
"Jadilah contoh yang baik, berikan pengaruh positif, dan sampaikan ajaran agama dengan penuh hikmah agar masyarakat semakin dekat dengan nilai-nilai Islam," pesannya.
Sementara itu, Kepala Satpol PP Provinsi Sumatera Barat Irwan yang hadir mewakili Gubernur Sumatera Barat mengajak para lulusan untuk terus menambah ilmu dan mengabdikan diri di mana pun berada.
Menurutnya, banyak masjid, surau, dan lembaga pendidikan yang membutuhkan generasi muda berilmu agama, berintegritas, dan memiliki semangat pengabdian kepada umat.
"Teruslah belajar, sebarkan kebaikan, dan jadikan ilmu yang telah diperoleh sebagai bekal untuk memberi manfaat bagi masyarakat, baik di Padang Pariaman maupun di daerah lainnya," ujarnya.
Prosesi pengukuhan berlangsung penuh rasa syukur dan haru. Kebahagiaan terpancar dari wajah para santri, orang tua, serta seluruh keluarga besar Ponpes Nurul Yaqin Sadaniyyah yang menyaksikan lahirnya kader-kader ulama dan pendidik agama.
Melalui momentum ini, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman berharap pondok pesantren terus melahirkan generasi yang unggul dalam ilmu agama, berakhlak mulia, serta mampu menjadi penjaga moral bangsa dan agen perubahan positif bagi kemajuan masyarakat dan daerah.
** Afridon


0 Komentar