![]() |
| Tokoh masyarakat Kota Pariaman, putra Nareh sekaligus mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arcandra Tahar, |
PARIAMAN .Editor– Tokoh masyarakat Kota Pariaman, putra Nareh sekaligus mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arcandra Tahar, menyampaikan pandangannya mengenai arah pembangunan Kota Pariaman saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD dalam rangka Hari Jadi ke-24 Kota Pariaman, Kamis (2/7/2026), di ruang sidang utama DPRD Kota Pariaman, Sumatera Barat.
Dalam peringatan yang mengusung tema "Bergerak Cepat, Pariaman Hebat", Arcandra mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemerintah menjadikan momen ulang tahun sebagai refleksi untuk membangun kota yang lebih maju, tertib, dan nyaman.
Arcandra mengungkapkan bahwa dua tahun lalu dirinya juga pernah diundang pada peringatan hari jadi Kota Padang. Kali ini, ia menitipkan empat pesan penting sebagai bekal pembangunan Kota Pariaman ke depan.
Menurutnya, ciri pertama kota maju adalah kebersihan.
Ia mencontohkan kota-kota dunia seperti Singapura, London, dan Amsterdam yang dikenal bersih sehingga menjadi daya tarik bagi masyarakat maupun wisatawan.
"Cita-cita kita harus menjadikan Pariaman sebagai kota yang benar-benar bersih. Kebersihan adalah wajah sebuah kota," ujarnya.
Ciri kedua adalah ketertiban dan disiplin. Arcandra menilai budaya tertib, termasuk kebiasaan mengantre seperti yang diterapkan di Singapura dan Tokyo, harus menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.
"Ini bukan untuk diperdebatkan, tetapi menjadi budaya yang harus kita bangun bersama," tegasnya.
Selanjutnya, ia menyebut keindahan sebagai ciri ketiga kota maju. Menurut Arcandra, keindahan kota tidak semata ditentukan oleh keberadaan laut atau sungai, melainkan oleh tata kelola yang baik.
Ia membandingkan Singapura dengan Batam sebagai contoh bahwa perencanaan kota yang tepat mampu menciptakan lingkungan yang lebih nyaman dan sejuk.
Terakhir, ciri keempat adalah sistem drainase yang baik. Arcandra menegaskan saluran air harus berfungsi optimal agar kota terhindar dari genangan dan banjir. Ia mencontohkan penataan drainase di Kota Roma sebagai salah satu referensi.
Di akhir penyampaiannya, Arcandra meminta pemerintah daerah menjadikan empat poin tersebut sebagai amanah dalam membangun Kota Pariaman.
"Kita harus mengurus dan membangun Kota Pariaman dengan semangat seperti Singapura, dimulai dari kebersihan, ketertiban, keindahan, dan drainase yang baik. Jika itu diwujudkan, Pariaman akan menjadi kota yang semakin hebat," pungkasnya.
**Afridon


0 Komentar