Serang,Editor —Ratusan peserta memadati halaman Kantor Gubernur Banten pada Minggu pagi 8 Februari 2026 untuk mengikuti jalan santai dalam rangka peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026. Ajang ini bukan sekadar olahraga, tetapi menjadi ruang temu yang mempererat hubungan antara insan pers dan pemerintah daerah.
Di sela keramaian, tampak dialog hangat terjalin antara jurnalis asal Sumatera Barat dengan jajaran pejabat Provinsi Banten. Kepala Biro Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Banten, Ismail, berbincang akrab dengan beritaeditorial.com Afridon885. Percakapan mengalir santai, mencerminkan hubungan yang terbuka, egaliter, dan jauh dari formalitas kaku birokrasi.
Ismail, putra Makassar yang sudah 23 tahun mengabdi di Provinsi Banten, menceritakan perjalanan kariernya dari Kabupaten Pandeglang hingga menduduki sejumlah posisi strategis di tingkat provinsi. Kisah pengabdian panjang itu mendapatkan perhatian dari Darmen.
“Saya melihat langsung bagaimana jajaran Pemerintah Provinsi Banten diisi oleh putra-putri terbaik dari berbagai daerah—Aceh, Sumatera Barat, Banten, dan lainnya. Ini potret Indonesia dalam skala daerah. Banten seperti miniatur Indonesia,” ujar Darmen mengapresiasi.
Menurutnya, keberagaman aparatur menjadi kekuatan dalam pembangunan Banten. Kolaborasi lintas daerah menciptakan perspektif luas dalam merumuskan kebijakan, sekaligus memperkaya karakter pelayanan publik.
Suasana kebersamaan semakin terasa dengan hadirnya Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten, Dr. Nasir, S.P., MBA, MP, dan Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi Banten, Gunawan Rusminto, A.P., M.Si. Interaksi mereka dengan para jurnalis menunjukkan keterbukaan dan komitmen pemerintah membangun komunikasi sehat bersama insan pers.
Momentum HPN 2026 di Banten pun tidak hanya menjadi perayaan profesi, tetapi juga simbol harmoni, keberagaman, dan semangat kolaborasi. Sebuah pesan bahwa pers dan pemerintah dapat berjalan berdampingan—kritik tetap hidup, kerja sama tetap erat, dan keberagaman tetap menjadi fondasi kekuatan bersama.
** Afridon



0 Komentar